Campus WiFi 6/6E
Coverage perkantoran multi-lantai dengan controller on-prem atau Aruba Central cloud.
Aruba (HPE Networking) menyediakan switching, WiFi enterprise, dan NAC untuk kampus modern — Intilogy membantu desain, procurement, dan rollout.
Konsultasi via WhatsAppCoverage perkantoran multi-lantai dengan controller on-prem atau Aruba Central cloud.
SSID terpisah, captive portal, dan policy NAC untuk perangkat BYOD vs IoT.
AP compact untuk toko/cabang dengan monitoring terpusat dan template config.
Referensi klien: Alfamart · Krakatau Posco
Contoh implementasi nyata — Problem, arsitektur, dan hasil terukur.
Institusi pendidikan dengan traffic kampus, lab, dan guest Wi‑Fi membutuhkan isolasi yang jelas tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.
Baca studi kasus lengkap →Aruba menawarkan solusi jaringan yang dioptimalkan untuk lingkungan virtualisasi seperti VMware vSphere dan Microsoft Hyper-V. Dengan switch seri Aruba CX yang mendukung VXLAN dan EVPN, integrator dapat membangun overlay jaringan yang scalable dan terisolasi antar tenant atau workload. Integrasi dengan VMware NSX memungkinkan kebijakan keamanan mikro-segmentasi diterapkan langsung dari hypervisor, mengurangi kompleksitas manajemen.
Untuk Hyper-V, Aruba mendukung Network Virtualization menggunakan NVGRE dan dapat diintegrasikan dengan System Center Virtual Machine Manager (SCVMM). Rekomendasi arsitektur mencakup penggunaan Aruba Central untuk monitoring performa VM-to-VM latency dan packet drops, serta Aruba Fabric Composer untuk otomatisasi provisioning jaringan saat VM dipindahkan (vMotion).
ERP dan database server seperti SAP HANA, Oracle, atau Microsoft SQL Server membutuhkan latensi rendah dan throughput tinggi. Aruba merekomendasikan switch CX 8325 atau CX 10000 dengan port 25/100GbE untuk backbone, serta CX 6300 untuk akses server. Storage area network (SAN) dapat diintegrasikan melalui FCoE atau iSCSI dengan dukungan lossless Ethernet (DCB).
Untuk database in-memory seperti SAP HANA, Aruba menyediakan konfigurasi jumbo frame dan QoS untuk memprioritaskan traffic database. Studi kasus di Indonesia menunjukkan penggunaan Aruba CX 8360 untuk cluster SAP HANA di pusat data Jakarta, dengan latensi antar node di bawah 1 ms. Aruba Central juga memberikan visibilitas end-to-end untuk troubleshooting bottleneck.
Dalam ekosistem server, Aruba tidak memproduksi server sendiri, namun bermitra dengan vendor seperti HPE dan Dell. Perbandingan difokuskan pada solusi jaringan dan manajemen. Aruba unggul dalam hal kemudahan manajemen melalui Aruba Central (cloud-native) dibandingkan Cisco DNA Center yang lebih kompleks. Harga lisensi Aruba juga lebih kompetitif untuk skala menengah.
Dibandingkan HPE Aruba (sekarang bagian dari HPE), solusi Aruba menawarkan integrasi yang lebih erat dengan HPE Synergy dan OneView. Sementara Cisco UCS unggul dalam converged infrastructure, Aruba memberikan fleksibilitas lebih tinggi untuk disaggregated model. Untuk keamanan, Aruba ClearPass Policy Manager memberikan kontrol akses granular yang setara dengan Cisco ISE, namun dengan biaya operasional lebih rendah.
Di Indonesia, Aruba banyak diadopsi oleh perusahaan multinasional, perbankan, dan ritel. Use case tipikal meliputi: (1) Kampus nirkabel dengan ribuan AP untuk universitas, menggunakan Aruba 7200 series controller dan ClearPass untuk onboarding tamu; (2) Kantor cabang dengan SD-WAN menggunakan Aruba EdgeConnect untuk koneksi MPLS dan broadband; (3) Pusat data hybrid dengan Aruba CX switch untuk top-of-rack dan Aruba Central untuk monitoring multi-site.
Arsitektur khas mencakup desain spine-leaf dengan Aruba CX 8325 sebagai spine dan CX 6300 sebagai leaf, mendukung VXLAN untuk segmentasi. Untuk keamanan, Aruba Gateway digunakan sebagai firewall next-gen dengan threat prevention. Studi kasus di bank BUKU 4 menunjukkan penghematan 30% biaya operasional setelah migrasi dari Cisco ke Aruba, dengan peningkatan visibilitas melalui Aruba User Experience Insight (UXI).
Pilih Aruba untuk jaringan jika organisasi membutuhkan: (1) Manajemen cloud-native yang mudah dengan Aruba Central; (2) Keamanan terintegrasi melalui ClearPass dan Aruba Gateway; (3) Skalabilitas untuk branch office dengan SD-WAN; (4) Visibilitas pengalaman pengguna (UXI). Untuk server dan storage, Aruba tidak memproduksi sendiri, namun solusi HPE (sebagai induk) dapat dipilih untuk integrasi optimal.
Kriteria keputusan: jika prioritas adalah kemudahan operasional dan biaya lisensi rendah, Aruba unggul. Jika membutuhkan converged infrastructure atau hyperconverged, pertimbangkan HPE SimpliVity atau Dell VxRail. Untuk storage, Aruba merekomendasikan HPE Nimble atau 3PAR untuk performa database. Konsultasi dengan Intilogy dapat membantu memetakan kebutuhan spesifik berdasarkan workload dan anggaran.
Pengadaan melalui channel resmi, engineer bersertifikasi, dan dokumentasi audit-ready untuk tender. Lihat sertifikasi & kemitraan.
Ya. Kami mendukung site survey, migrasi SSID, dan cutover bertahap per lantai atau gedung.
Tim konsultan Intilogy membantu assessment kebutuhan, BoQ, dan roadmap implementasi — tanpa kewajiban pembelian.