01
Latar belakang
Sebuah grup retail dengan lebih dari 8.000 karyawan frontline di puluhan cabang menghadapi tantangan serupa: onboarding lambat, SOP produk tidak konsisten di lapangan, dan pelatihan compliance yang sulit diaudit. Program e-learning lama berbasis desktop adoption-nya di bawah 30% — karyawan toko jarang login.
Tim HR dan L&D membutuhkan platform mobile-first dengan learning path per role, integrasi data karyawan dari HRIS, dan dashboard adopsi yang bisa dipresentasikan ke direksi. Intilogy ditunjuk untuk assessment, pengadaan lisensi, implementasi teknis, dan change management rollout.
01
Tantangan
- Adopsi e-learning lama <30% — tidak mobile-friendly untuk staff toko
- Onboarding 6–8 minggu per karyawan baru di cabang
- Compliance training manual — audit trail tidak lengkap
- Konten SOP produk tercecer di PDF/WhatsApp — tidak terukur
- Integrasi user dari HRIS harus otomatis — tidak boleh provisioning manual
02
Solusi Intilogy
- Assessment L&D & sizing lisensi Disprz untuk 8.000+ learner frontline + admin
- Implementasi SSO dengan identity provider perusahaan
- Sinkronisasi user & atribut role dari HRIS via API terjadwal
- Desain 12 learning path: onboarding kasir, supervisor, compliance food safety, dll.
- Migrasi 40+ modul SCORM existing + produksi 25 modul microlearning baru
- Program change management: champion per region + kampanye launch cabang
02
Timeline implementasi
03
Hasil
- Adopsi platform 83% learner aktif dalam 90 hari pasca-rollout
- Completion ratio pelatihan compliance naik dari 45% menjadi 91%
- Waktu onboarding kasir baru turun ~50% (dari 6–8 minggu menjadi 3–4 minggu)
- Dashboard skill readiness dipakai bulanan oleh HRBP regional
- Audit trail compliance siap presentasi internal audit & regulator