Kebutuhan server & storage perusahaan
Server dan storage adalah tulang punggung ERP, database, virtualisasi, dan layanan file. Pertumbuhan data dan regulasi retensi memaksa perusahaan mengevaluasi kapasitas, performa, dan ketahanan secara berkala.
Solusi IT Enterprise
Intilogy mengimplementasikan server, storage, network, virtualisasi, dan backup enterprise — dari assessment kapasitas, BoQ/BoM, pengadaan multi-vendor, deployment, dokumentasi as-built, hingga serah terima resmi ke tim IT Anda. Authorized partner Dell, HPE, Cisco, Fortinet, VMware, dan Veeam.
Server dan storage adalah tulang punggung ERP, database, virtualisasi, dan layanan file. Pertumbuhan data dan regulasi retensi memaksa perusahaan mengevaluasi kapasitas, performa, dan ketahanan secara berkala.
Kesalahan sizing — terlalu kecil sehingga sering upgrade darurat, atau terlalu besar sehingga pemborosan — dapat dihindari dengan assessment yang mempertimbangkan pertumbuhan 3–5 tahun ke depan.
Intilogy menyediakan server Dell PowerEdge, HPE ProLiant, dan Lenovo ThinkSystem dengan konfigurasi yang disesuaikan workload: virtualisasi, database, aplikasi bisnis, atau hybrid.
Kami mendukung instalasi rack, kabel management, konfigurasi RAID/hypervisor, dan dokumentasi handover untuk tim data center internal.
Untuk file sharing, backup target, surveillance, dan storage VM, NAS enterprise QNAP dan Synology menawarkan snapshot, replikasi, dan skalabilitas disk yang cost-effective.
Sistem dual-controller dan all-flash tersedia untuk beban IOPS tinggi. Kami membantu migrasi data dengan minimal gangguan operasional.
Procurement terstruktur, garansi manufacturer, dan koordinasi implementasi dalam satu proyek. Dukungan pasca-go-live mencakup health check, firmware advisory, dan perpanjangan garansi.
Manufacturing · Retail · Enterprise · Education · Government
Server dan storage adalah tulang punggung ERP, database, virtualisasi, dan layanan file. Pertumbuhan data dan regulasi retensi memaksa perusahaan mengevaluasi kapasitas, performa, dan ketahanan secara berkala.
Intilogy menyediakan server Dell PowerEdge, HPE ProLiant, dan Lenovo ThinkSystem dengan konfigurasi yang disesuaikan workload: virtualisasi, database, aplikasi bisnis, atau hybrid.
Alur kerja
Setiap fase punya deliverable, owner, dan kriteria acceptance yang selaras praktik IT enterprise.
Pendekatan
Untuk file sharing, backup target, surveillance, dan storage VM, NAS enterprise QNAP dan Synology menawarkan snapshot, replikasi, dan skalabilitas disk yang cost-effective.
Kemampuan
Procurement terstruktur, garansi manufacturer, dan koordinasi implementasi dalam satu proyek. Dukungan pasca-go-live mencakup health check, firmware advisory, dan perpanjangan garansi.
Fokus layanan
Kemampuan modular yang selaras dengan operasi IT enterprise.
Deployment server Dell PowerEdge, HPE ProLiant, dan Lenovo ThinkSystem untuk workload enterprise — termasuk rack mounting, cabling, konfigurasi OS/BIOS, dan dokumentasi as-built.
Instalasi dan konfigurasi storage NAS, SAN, dan all-flash array untuk kebutuhan kapasitas data center enterprise. Brand: Dell PowerStore/Unity, HPE Nimble/MSA, NetApp.
Deployment dan konfigurasi switching, routing, wireless, dan firewall enterprise. Authorized partner Cisco dan Fortinet untuk network security dan segmentasi jaringan.
Implementasi infrastruktur virtualisasi VMware vSphere/vSAN dan solusi hybrid cloud untuk efisiensi resource dan skalabilitas workload enterprise.
Solusi backup dan disaster recovery menggunakan Veeam Backup & Replication untuk proteksi data enterprise dengan RTO dan RPO terukur.
Tim engineer kami siap membantu desain, deploy, dan dukungan solusi IT enterprise di seluruh Indonesia.
Jadwalkan Konsultasi Infrastruktur Kirim BoQ / Minta Penawaran
Studi kasus
Proyek nyata di lapangan — tantangan spesifik, solusi terukur, dan hasil yang terdokumentasi.
Industri Enterprise
Tantangan Tantangan utama yang dihadapi adalah waktu backup yang sangat lama. Dengan data sebesar 50 TB, full backup menggunakan tape memakan waktu hingga 24 jam, sehingga backup harian hanya dilakukan secara incremental. Namun, p
Hasil Implementasi solusi Backup Ransomware Recovery dari Intilogy memberikan dampak signifikan terhadap operasional perusahaan. RPO berhasil diturunkan dari 24 jam menjadi 1 jam, berkat kemampuan Veeam untuk melakukan backup
Industri Enterprise
Tantangan Tantangan utama yang dihadapi adalah waktu backup yang sangat lama, mencapai 12 jam untuk full backup database ERP berukuran 4 TB. Hal ini menyebabkan jendela backup melebihi waktu operasional, sehingga backup sering gag
Hasil Setelah implementasi, waktu backup full database ERP turun drastis dari 12 jam menjadi hanya 45 menit berkat fitur incremental forever dan deduplikasi. RPO berhasil ditekan dari 24 jam menjadi 1 jam, dan RTO untuk restor
Industri Logistics
Tantangan Tantangan pertama adalah kebutuhan penyimpanan 90 hari dengan resolusi 4K pada 100 kamera. Dengan bitrate rata-rata 8 Mbps per kamera (H.265), total kapasitas yang dibutuhkan mencapai 259 TB (100 kamera x 8 Mbps x 90 har
Hasil Setelah implementasi, perusahaan mencatat penurunan insiden kehilangan barang hingga 45% dalam 3 bulan pertama. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelidiki insiden (forensik video) berkurang dari rata-rata 4 jam menjadi 30 m
Industri Government
Tantangan Tantangan utama adalah downtime yang sangat terbatas. Proses produksi tidak boleh berhenti lebih dari 2 jam karena setiap jam downtime menyebabkan kerugian hingga Rp 500 juta. Selain itu, database SAP berukuran 2 TB haru
Hasil Setelah migrasi, performa aplikasi meningkat drastis. Waktu eksekusi laporan SAP yang sebelumnya 30 menit kini hanya 3 menit. Downtime total selama migrasi hanya 1,5 jam, di luar jam produksi. RPO turun dari 24 jam menja
Industri Healthcare
Tantangan Di rumah sakit, tantangan utama adalah interferensi sinyal dari peralatan medis seperti MRI dan CT scan, serta kebutuhan untuk memisahkan lalu lintas data pasien (HIPAA compliance) dengan lalu lintas administrasi. Penguk
Hasil Setelah implementasi, coverage di rumah sakit meningkat menjadi 98% dengan throughput rata-rata 80 Mbps per AP. Waktu akses RME turun dari 10 detik menjadi 1 detik, dan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan digital na
Industri Manufacturing
Tantangan Tantangan utama adalah mengelola 45 server fisik yang tersebar dengan spesifikasi berbeda-beda. Setiap server memiliki beban kerja yang bervariasi, mulai dari aplikasi produksi hingga sistem administrasi. Proses backup d
Hasil Setelah implementasi, RPO turun drastis dari 24 jam menjadi 1 jam, dan RTO dari 48 jam menjadi kurang dari 30 menit. Biaya listrik dan pendingin turun 60% karena pengurangan jumlah server fisik. Downtime akibat kegagalan
Industri Enterprise
Tantangan Tantangan utama adalah latency tinggi pada koneksi antar cabang ke data center, rata-rata 150-200 ms untuk cabang di Indonesia Timur, yang menyebabkan aplikasi ERP menjadi lambat. Backup database SQL Server sering gagal
Hasil Setelah implementasi, latency antar cabang turun drastis dari rata-rata 150 ms menjadi 20 ms untuk aplikasi ERP, berkat routing cerdas SD-WAN yang memilih jalur terbaik secara real-time. Kegagalan backup database berkura
Industri Enterprise
Tantangan Tim Intilogy mengidentifikasi beberapa tantangan teknis kritis selama fase assessment. Pertama, masalah backup dan disaster recovery: proses backup database SQL Server berukuran 500 GB memakan waktu hingga 12 jam setiap
Hasil Setelah implementasi, perusahaan merasakan dampak signifikan pada operasional TI dan bisnis. RPO berhasil turun dari 24 jam menjadi 15 menit, dan RTO dari 48 jam menjadi kurang dari 1 jam. Kegagalan backup berkurang 99%,
E-E-A-T · Keahlian & kepercayaan
Engineer infrastruktur kami mendampingi sizing server/storage, virtualisasi VMware, rack & stack, dan handover operasional.
Sizing 3–5 tahun, IOPS/throughput untuk database & virtualisasi.
Rack diagram, kabel management, firmware baseline.
P2V/V2V terjadwal, rollback plan, sign-off bisnis.
Satu mitra proyek untuk server, jaringan, keamanan, backup, dan lisensi — mengurangi finger-pointing saat insiden.
Kami mengadakan melalui distributor/reseller resmi sesuai brand dan proyek. Status partnership spesifik (tier, authorized) diverifikasi per tender — lihat halaman sertifikasi.
| Vendor | Status / tier | Lingkup | Catatan |
|---|---|---|---|
| Dell Technologies | Authorized channel | PowerEdge, storage (sesuai proyek) | BoQ & garansi manufacturer |
| HPE | Authorized channel | ProLiant, networking (sesuai proyek) | iLO, firmware lifecycle |
| Lenovo | Authorized channel | ThinkSystem | Enterprise server |
| Fortinet | Implementation partner | NGFW, SD-WAN, security fabric | Lisensi & deployment |
| Sophos | Implementation partner | NGFW, endpoint, email | Central management |
| Veeam | Implementation partner | Backup, replication, M365 | Immutable repo design |
| Cisco | Arsitektur Jaringan | Router dan Switch | Sesuai program resmi |
| VMware | Implementation partner | vSphere, DR integration | Cluster design & migrasi |
| QNAP / Synology | Authorized channel | Enterprise NAS | Backup target & file services |
Tier dan status distributor dapat berbeda per SKU/region. Untuk surat distributor atau sertifikat engineer terbaru, hubungi sales@intilogy.com.
Alur standar yang kami terapkan pada proyek infrastruktur, keamanan, dan backup — disesuaikan ruang lingkup kontrak.
Level layanan didefinisikan per perjanjian — contoh kerangka di bawah untuk maintenance pasca-go-live.
Angka respons bersifat ilustrasi — mengikat hanya jika tercantum dalam kontrak atau SLA tertulis.
Tim engineer kami mengikuti pelatihan vendor sesuai teknologi proyek. Sertifikat individu (Fortinet NSE, VMware VCP, Veeam VMCE, dll.) dilampirkan pada kebutuhan tender — bukan dipublikasikan semua di web.
Intilogy menyediakan layanan implementasi infrastruktur IT enterprise lengkap: server (Dell, HPE, Lenovo), storage (NAS/SAN/all-flash), networking (Cisco, Fortinet), virtualisasi (VMware), backup (Veeam), dan data center build-out. Setiap proyek mencakup assessment kapasitas, BoQ/BoM, pengadaan, deployment, dokumentasi as-built, dan serah terima resmi.
Ya. Intilogy adalah authorized partner resmi Dell Technologies, HPE, Cisco, Fortinet, VMware, Veeam, dan Lenovo. Status authorized partner berarti teknisi Intilogy memiliki sertifikasi resmi dari vendor, akses ke dukungan teknis vendor, dan kemampuan melakukan implementasi sesuai standar garansi produk.
Proses dimulai dengan IT assessment: analisis workload existing, proyeksi pertumbuhan data, ketersediaan ruang rack, dan anggaran. Tim Intilogy kemudian menyusun rekomendasi arsitektur, spesifikasi teknis, dan BoQ/BoM yang siap ditindaklanjuti tim procurement. Assessment dapat dilakukan on-site atau remote.
Ya. Setiap proyek infrastruktur Intilogy disertai dokumentasi lengkap: as-built drawing topologi jaringan, konfigurasi device (server, storage, switch, firewall), runbook operasional, dan berita acara serah terima resmi. Dokumentasi ini penting untuk audit IT, penambahan kapasitas di masa depan, dan troubleshooting.
Ya. Tim Intilogy berpengalaman dalam proyek modernisasi dan migrasi infrastruktur — termasuk migrasi server fisik ke virtualisasi (VMware), upgrade storage legacy ke all-flash, dan refresh jaringan ke platform yang lebih baru. Migrasi dilakukan dengan downtime minimal dan disertai rencana rollback.
Server, storage, virtualisasi, dan tiering untuk ERP, database, dan VDI.