01
Latar Belakang & Profil Klien
Sebuah grup rumah sakit swasta di Jakarta yang memiliki 3 cabang dengan total 500 tempat tidur dan 1.200 karyawan menghadapi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan digital. Mereka mengelola aplikasi rekam medis elektronik (RME), sistem antrian online, dan portal pasien yang membutuhkan koneksi stabil dan aman di seluruh area, termasuk ruang rawat inap, IGD, dan area publik.
Selain itu, sebuah hotel bintang lima di Bali dengan 300 kamar dan 5 ballroom mengalami keluhan tamu terkait sinyal WiFi lemah di area kolam renang dan ruang konferensi. Manajemen hotel ingin menyediakan akses internet premium untuk tamu, sekaligus mendukung sistem property management (PMS) dan keamanan CCTV berbasis IP.
02
Tantangan Teknis / Challenge
Di rumah sakit, tantangan utama adalah interferensi sinyal dari peralatan medis seperti MRI dan CT scan, serta kebutuhan untuk memisahkan lalu lintas data pasien (HIPAA compliance) dengan lalu lintas administrasi. Pengukuran awal menunjukkan coverage hanya 60% di area kritis, dengan throughput rata-rata 15 Mbps per access point (AP) saat jam sibuk.
Sementara di hotel, desain arsitektur yang kompleks dengan dinding tebal dan area outdoor luas menyebabkan dead zone di 30% area. Selain itu, sistem autentikasi tamu yang lama (captive portal dengan login manual) menyebabkan waktu koneksi rata-rata 5 menit, dan tidak ada mekanisme bandwidth management per kamar.
03
Solusi yang Diimplementasikan
Untuk rumah sakit, Intilogy mengimplementasikan arsitektur WiFi 6 dengan Cisco Catalyst 9130AXI AP yang dilengkapi RF optimization untuk mengurangi interferensi. Kami juga menyiapkan jaringan terpisah menggunakan VLAN dan firewall Fortinet untuk memisahkan lalu lintas medis dan umum. Manajemen terpusat menggunakan Cisco DNA Center untuk memonitor kesehatan jaringan secara real-time.
Untuk hotel, kami menggunakan Ruijie AP series dengan teknologi beamforming dan antena eksternal untuk area outdoor. Sistem autentikasi diganti dengan cloud-based captive portal yang terintegrasi dengan PMS hotel, memungkinkan login otomatis saat check-in. Kami juga menerapkan bandwidth management per kamar dengan limit 10 Mbps per perangkat untuk memastikan keadilan akses.
04
Hasil & Dampak Bisnis / Result
Setelah implementasi, coverage di rumah sakit meningkat menjadi 98% dengan throughput rata-rata 80 Mbps per AP. Waktu akses RME turun dari 10 detik menjadi 1 detik, dan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan digital naik 40%. Keamanan data terjamin dengan audit compliance yang lolos 100%.
Di hotel, dead zone berkurang menjadi 5%, dan waktu koneksi tamu turun menjadi 10 detik berkat login otomatis. Tingkat kepuasan tamu terhadap WiFi meningkat 35%, dan hotel melaporkan peningkatan pendapatan dari ruang konferensi sebesar 20% karena koneksi internet yang andal untuk acara.