Panduan Upgrade Data Center Enterprise

Upgrade data center membutuhkan perencanaan kapasitas, jadwal migrasi, dan koordinasi vendor — bukan sekadar penggantian hardware.

Assessment sebelum upgrade

Inventaris workload kritikal, peak CPU/RAM/storage I/O, dan single point of failure. Tentukan RTO/RPO bisnis sebelum memilih arsitektur target.

Evaluasi ruangan: power (kVA), cooling, rack space, dan jalur kabel/fiber. Upgrade data center sering gagal karena infrastruktur pendukung tidak disizing ulang.

Refresh server, storage, dan jaringan

Prioritaskan tier aplikasi: ERP/database (Tier 0–1) vs file share (Tier 2). Server generasi baru dengan RAM lebih besar sering mengurangi jumlah host virtual.

Storage: pertimbangkan hybrid flash, replikasi, dan backup target. Jaringan: pastikan spine-leaf atau core distribution mendukung bandwidth east-west VM.

Migrasi bertahap & dokumentasi

Gunakan jendela maintenance, vMotion/live migration bila memungkinkan, atau replikasi async untuk jarak geografis.

Dokumentasikan as-built, IP plan, dan runbook failover. Intilogy membantu BoQ upgrade, pengadaan, implementasi, dan serah terima ke tim internal.

Pertanyaan umum

Berapa lama proyek upgrade DC?

Refresh single site umumnya 4–12 minggu; multi-site bergantung kompleksitas migrasi dan pengadaan.

Halaman terkait

Butuh penawaran atau rekomendasi solusi IT?

Kirim kebutuhan singkat — tim Intilogy akan menghubungi Anda untuk BoQ, sourcing, dan langkah implementasi.

WhatsApp Konsultasi via WhatsApp
Minta Konsultasi WhatsApp