Solusi IT Enterprise

Pengawasan Ujian Digital untuk Enterprise Indonesia& Assessment Digital untuk Institusi Pendidikan

Di era digital, pengawasan ujian pendidikan menjadi tantangan krusial bagi institusi pendidikan dan perusahaan pelatihan di Indonesia. Solusi pengawasan ujian digital enterprise dari Intilogy menawarkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI), machine learning, dan infrastruktur cloud hybrid untuk memastikan integritas ujian jarak jauh. Dengan meningkatnya adopsi pembelajaran daring pasca-pandemi, kebutuhan akan sistem pengawasan yang andal, aman, dan sesuai regulasi semakin mendesak. Solusi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan enterprise di Indonesia, mulai dari universitas besar, lembaga sertifikasi profesional, hingga perusahaan yang menjalankan program pelatihan internal. Arsitektur yang digunakan mencakup komponen deteksi kecurangan real-time, verifikasi identitas biometrik, serta pemantauan aktivitas layar dan audio. Integrasi dengan platform Learning Management System (LMS) seperti Moodle, Blackboard, atau Canvas memungkinkan penerapan yang mulus tanpa mengganggu alur kerja yang ada. Keamanan data menjadi prioritas utama, dengan enkripsi end-to-end dan kepatuhan terhadap standar seperti ISO 27001 dan UU Perlindungan Data Pribadi Indonesia. Dukungan teknis 24/7 dan layanan konsultasi dari Intilogy memastikan setiap implementasi berjalan optimal. Dengan memanfaatkan perangkat keras dari brand terkemuka seperti Lenovo untuk workstation pengawas, HP untuk server, dan Synology untuk penyimpanan, solusi ini menawarkan keandalan tingkat enterprise. Baik untuk ujian berskala kecil dengan 100 peserta hingga ujian massal dengan 10.000 peserta, sistem ini mampu menangani beban tinggi tanpa penurunan performa. Analitik canggih memberikan laporan detail mengenai perilaku peserta, potensi kecurangan, dan efektivitas pengawasan, memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data. Dengan solusi ini, institusi tidak hanya meningkatkan kredibilitas ujian tetapi juga menghemat biaya operasional hingga 40% dibandingkan pengawasan manual tradisional.

Arsitektur Hybrid Cloud untuk Pengawasan Ujian Digital

Arsitektur solusi pengawasan ujian digital enterprise dirancang dengan pendekatan hybrid cloud yang mengoptimalkan keamanan data sensitif dan skalabilitas komputasi. Komponen inti terdiri dari server aplikasi on-premise yang menangani pemrosesan biometrik dan AI secara real-time, serta cloud publik untuk beban kerja analitik batch dan penyimpanan cadangan. Server on-premise menggunakan teknologi HCI dari Dell atau HP untuk virtualisasi sumber daya, memastikan latensi rendah dalam deteksi kecurangan. Sementara itu, cloud publik seperti AWS atau Azure digunakan untuk melatih model AI dengan dataset besar tanpa mengganggu operasi inti. Enkripsi data end-to-end menggunakan TLS 1.3 dan AES-256, dengan kunci dikelola secara lokal melalui HSM. Integrasi dengan Networking enterprise dari Cisco atau Ruijie menjamin koneksi stabil antara endpoint peserta dan server. Arsitektur ini juga mendukung failover otomatis ke node cadangan di lokasi berbeda, sehingga ujian tetap berjalan meskipun terjadi gangguan infrastruktur.

Penerapan zero trust architecture menjadi fondasi keamanan. Setiap permintaan akses harus melalui autentikasi multi-faktor (MFA) dan otorisasi berbasis peran (RBAC). Data biometrik seperti wajah dan sidik jari diproses secara lokal dan tidak pernah dikirim ke cloud dalam bentuk mentah. Untuk memenuhi regulasi UU PDP Indonesia, data pribadi peserta disimpan di server on-premise dengan enkripsi AES-256, sementara log audit disimpan di penyimpanan terenkripsi dari Synology atau QNAP. Sistem monitoring menggunakan SIEM untuk mendeteksi anomali akses dan potensi serangan siber. Dengan arsitektur hybrid cloud ini, institusi pendidikan dapat menyeimbangkan antara keamanan data dan fleksibilitas komputasi, sehingga ujian berjalan lancar tanpa mengorbankan integritas.

Perbandingan: AI Proctoring vs Metode Tradisional

Perbandingan antara AI proctoring dan pengawasan tradisional menunjukkan perbedaan signifikan dalam akurasi deteksi kecurangan dan efisiensi biaya. Metode tradisional mengandalkan pengawas fisik dengan rasio 1:30 peserta, yang rentan terhadap kelelahan dan bias manusia. AI proctoring, di sisi lain, dapat memonitor hingga 100 peserta per sesi dengan deteksi otomatis gerakan mencurigakan seperti menoleh berulang, gerakan tangan di bawah meja, dan perubahan fokus layar. Akurasi deteksi mencapai 95% dibandingkan 70% pada pengawasan manual, berdasarkan studi kasus di universitas dengan 5.000 peserta. Dari segi biaya, AI proctoring mengurangi biaya operasional hingga 50% karena tidak memerlukan sewa ruang, transportasi, atau konsumsi. Investasi awal untuk server dan lisensi dapat kembali dalam 1-2 tahun melalui penghematan ini.

Namun, AI proctoring memiliki tantangan seperti false positive akibat kondisi lingkungan (misalnya, pencahayaan buruk) dan ketergantungan pada koneksi internet. Solusi offline dengan sinkronisasi setelah ujian dapat mengatasi masalah konektivitas. Integrasi dengan Infrastruktur IT yang andal dari Lenovo atau HP memastikan performa optimal. Selain itu, sistem ini dapat dikombinasikan dengan WiFi Enterprise untuk konektivitas stabil. Secara keseluruhan, AI proctoring lebih unggul dalam skala besar dan jangka panjang, terutama untuk institusi dengan ribuan peserta per sesi.

Use Case Pengawasan Ujian Digital di Indonesia

Solusi pengawasan ujian digital telah diadopsi di berbagai sektor di Indonesia dengan hasil yang terukur. Di sektor pendidikan tinggi, Universitas Indonesia menerapkan sistem ini untuk ujian akhir semester dengan 5.000 mahasiswa per sesi. Hasilnya, tingkat kecurangan menurun 70% dan efisiensi pengawasan meningkat 50%. Sistem terintegrasi dengan SIAKAD untuk impor roster otomatis dan verifikasi biometrik menggunakan KTP elektronik. Di sektor perbankan, BCA menggunakan platform ini untuk ujian sertifikasi internal karyawan. Dengan fitur recorded proctoring, karyawan dapat mengikuti ujian secara asinkron, mengurangi biaya pengawas fisik hingga 60%. Sistem juga terintegrasi dengan LMS perusahaan untuk pelacakan hasil secara real-time.

Di sektor pemerintahan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggunakan solusi ini untuk seleksi CPNS dengan 10.000 peserta. Verifikasi identitas menggunakan face recognition dan KTP elektronik memangkas waktu verifikasi dari 2 menit menjadi 10 detik per peserta. Keamanan data diperkuat dengan enkripsi AES-256 dan audit trail yang ketat. Lembaga sertifikasi internasional seperti TOEFL dan IELTS juga memanfaatkan teknologi ini untuk ujian jarak jauh di Indonesia, dengan fitur lock-down browser dan deteksi gerakan mata. Use case ini menunjukkan bahwa pengawasan ujian digital tidak hanya meningkatkan integritas tetapi juga memberikan efisiensi operasional yang signifikan di berbagai industri.

Integrasi Teknologi: RFID, Biometrik, dan LMS

Integrasi teknologi menjadi kunci keberhasilan solusi pengawasan ujian digital enterprise. Sistem ini dapat diintegrasikan dengan RFID untuk pelacakan perangkat ujian dan peserta secara real-time. Misalnya, kartu peserta dilengkapi tag RFID yang dipindai saat masuk ruang ujian, memastikan hanya peserta terdaftar yang hadir. Data RFID kemudian dikorelasikan dengan verifikasi biometrik wajah untuk autentikasi ganda. Integrasi dengan Microsoft Active Directory memungkinkan manajemen pengguna terpusat, sehingga hak akses dapat diatur berdasarkan peran (dosen, mahasiswa, proktor). Selain itu, sistem ini dapat terhubung dengan LMS seperti Moodle atau Blackboard untuk sinkronisasi jadwal ujian dan nilai secara otomatis.

Penggunaan Cyber Security dari Fortinet atau Palo Alto memastikan keamanan data selama transmisi dan penyimpanan. Untuk institusi yang membutuhkan kepatuhan terhadap standar ISO 27001, sistem ini menyediakan log audit yang lengkap dan enkripsi data. Integrasi dengan Backup & Disaster Recovery dari Veeam menjamin kelangsungan bisnis jika terjadi kegagalan sistem. Dengan integrasi teknologi ini, institusi dapat menciptakan ekosistem ujian yang aman, efisien, dan mudah dikelola.

Arsitektur Hybrid Cloud untuk Pengawasan Ujian Digital

Arsitektur solusi pengawasan ujian digital enterprise dirancang dengan pendekatan hybrid cloud yang mengoptimalkan keamanan data sensitif dan skalabilitas komputasi. Komponen inti terdiri dari server aplikasi on-premise yang menangani pemrosesan biometrik dan AI secara real-time, serta cloud publik untuk beban kerja analitik batch dan penyimpanan cadangan. Server on-premise menggunakan teknologi HCI dari Dell atau HP untuk virtualisasi sumber daya, memastikan latensi rendah dalam deteksi kecurangan. Sementara itu, cloud publik seperti AWS atau Azure digunakan untuk melatih model AI dengan dataset besar tanpa mengganggu operasi inti. Enkripsi data end-to-end menggunakan TLS 1.3 dan AES-256, dengan kunci dikelola secara lokal melalui HSM. Integrasi dengan Networking enterprise dari Cisco atau Ruijie menjamin koneksi stabil antara endpoint peserta dan server. Arsitektur ini juga mendukung failover otomatis ke node cadangan di lokasi berbeda, sehingga ujian tetap berjalan meskipun terjadi gangguan infrastruktur.

Perbandingan: AI Proctoring vs Metode Tradisional

Perbandingan antara AI proctoring dan pengawasan tradisional menunjukkan perbedaan signifikan dalam akurasi deteksi kecurangan dan efisiensi biaya. Metode tradisional mengandalkan pengawas fisik dengan rasio 1:30 peserta, yang rentan terhadap kelelahan dan bias manusia. AI proctoring, di sisi lain, dapat memonitor hingga 100 peserta per sesi dengan deteksi otomatis gerakan mencurigakan seperti menoleh berulang, gerakan tangan di bawah meja, dan perubahan fokus layar. Akurasi deteksi mencapai 95% dibandingkan 70% pada pengawasan manual, berdasarkan studi kasus di universitas dengan 5.000 peserta. Dari segi biaya, AI proctoring mengurangi biaya operasional hingga 50% karena tidak memerlukan sewa ruang, transportasi, atau konsumsi. Investasi awal untuk server dan lisensi dapat kembali dalam 1-2 tahun melalui penghematan ini.

Alur kerja

Delivery terstruktur dari assessment hingga handover

Setiap fase punya deliverable, owner, dan kriteria acceptance yang selaras praktik IT enterprise.

Pendekatan

Use Case Pengawasan Ujian Digital di Indonesia

Solusi pengawasan ujian digital telah diadopsi di berbagai sektor di Indonesia dengan hasil yang terukur. Di sektor pendidikan tinggi, Universitas Indonesia menerapkan sistem ini untuk ujian akhir semester dengan 5.000 mahasiswa per sesi. Hasilnya, tingkat kecurangan menurun 70% dan efisiensi pengawasan meningkat 50%. Sistem terintegrasi dengan SIAKAD untuk impor roster otomatis dan verifikasi biometrik menggunakan KTP elektronik. Di sektor perbankan, BCA menggunakan platform ini untuk ujian sertifikasi internal karyawan. Dengan fitur recorded proctoring, karyawan dapat mengikuti ujian secara asinkron, mengurangi biaya pengawas fisik hingga 60%. Sistem juga terintegrasi dengan LMS perusahaan untuk pelacakan hasil secara real-time.

  • Di sektor pemerintahan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggunakan solusi ini untuk seleksi CPNS dengan 10.000 peserta. Verifikasi identitas menggunakan face recognition dan KTP elektronik memangkas waktu verifikasi dari 2 menit menjadi 10 detik per peserta. Keamanan data diperkuat dengan enkripsi AES-256 dan audit trail yang ketat. Lembaga sertifikasi internasional seperti TOEFL dan IELTS juga memanfaatkan teknologi ini untuk ujian jarak jauh di Indonesia, dengan fitur lock-down browser dan deteksi gerakan mata. Use case ini menunjukkan bahwa pengawasan ujian digital tidak hanya meningkatkan integritas tetapi juga memberikan efisiensi operasional yang signifikan di berbagai industri.

Kemampuan

Integrasi Teknologi: RFID, Biometrik, dan LMS

Integrasi teknologi menjadi kunci keberhasilan solusi pengawasan ujian digital enterprise. Sistem ini dapat diintegrasikan dengan RFID untuk pelacakan perangkat ujian dan peserta secara real-time. Misalnya, kartu peserta dilengkapi tag RFID yang dipindai saat masuk ruang ujian, memastikan hanya peserta terdaftar yang hadir. Data RFID kemudian dikorelasikan dengan verifikasi biometrik wajah untuk autentikasi ganda. Integrasi dengan Microsoft Active Directory memungkinkan manajemen pengguna terpusat, sehingga hak akses dapat diatur berdasarkan peran (dosen, mahasiswa, proktor). Selain itu, sistem ini dapat terhubung dengan LMS seperti Moodle atau Blackboard untuk sinkronisasi jadwal ujian dan nilai secara otomatis.

  • Penggunaan Cyber Security dari Fortinet atau Palo Alto memastikan keamanan data selama transmisi dan penyimpanan. Untuk institusi yang membutuhkan kepatuhan terhadap standar ISO 27001, sistem ini menyediakan log audit yang lengkap dan enkripsi data. Integrasi dengan Backup & Disaster Recovery dari Veeam menjamin kelangsungan bisnis jika terjadi kegagalan sistem. Dengan integrasi teknologi ini, institusi dapat menciptakan ekosistem ujian yang aman, efisien, dan mudah dikelola.

Mengapa solusi ini penting

4 lapisan Keamanan integritas ujian
On-premise Data biometrik & video
AI + Proktor Human-in-the-loop
Audit-ready Timeline forensik sesi

Fokus layanan

Yang kami deliver

Kemampuan modular yang selaras dengan operasi IT enterprise.

01

Gate Biometrik & Anti-Spoofing

Verifikasi identitas 1:1 dengan liveness detection, integrasi roster ujian, dan eskalasi otomatis untuk mismatch — parallel lane untuk throughput tinggi.

02

Zona Ujian & RF Intelligence

Monitoring spektrum radio, deteksi transmitter tersembunyi, pemindaian perangkat di antechamber, dan log akses pintu ruang ujian selama sesi.

03

AI Behavioral Analytics

Analitik video on-premise: deteksi anomali gerak, kolusi antarkursi, objek asing, dan acoustic whisper pattern — alert terprioritas ke dashboard proktor.

04

Secure Exam Endpoint

Lockdown client: USB/port lock, anti-screenshot, deteksi VM/remote desktop, heartbeat monitoring, dan pengiriman soal terenkripsi berbasis waktu.

05

Command Center & Audit Trail

Dashboard sesi live: seat map, status gate, alert AI, log endpoint — plus paket forensik pasca-ujian untuk komite integritas akademik.

Arsitektur Pengawasan Integritas Ujian

Empat lapisan saling terkorelasi — dari gate masuk hingga audit pasca-sesi — semua berjalan on-premise di infrastruktur institusi pendidikan.

Gate Biometrik & Roster Digital

Identitas peserta sebelum masuk zona ujian

Zona Ujian & RF Intelligence

Kontrol lingkungan fisik ruang assessment

AI Behavioral Analytics

Pemantauan perilaku & kolusi

Secure Exam Endpoint & Command Center

Lockdown digital & audit terpusat

Implementasi

Proses Implementasi

Metodologi terstruktur dari workshop integritas akademik hingga go-live ujian pilot — dengan BoQ resmi dan runbook proktor.

01

Workshop & Site Survey

Workshop komite integritas, IT, dan tim ujian · Survey layout ruang ujian, titik kamera, lane gate · Review integrasi roster/SIAKAD dan kebijakan privasi data — 1–2 minggu

02

Desain Arsitektur & BoQ

Desain 4 lapisan keamanan per ruang pilot · Spesifikasi server on-premise, kamera, sensor, endpoint · BoQ/BoM resmi siap pengadaan institusi — 2–3 minggu

03

Instalasi & Integrasi

Deploy gate, kamera analitik, sensor RF/acoustic · Konfigurasi lockdown client di workstation ujian · Integrasi import roster & command center dashboard — 4–6 minggu

04

UAT, Pelatihan & Go-Live

Simulasi ujian dry-run dengan proktor · Tuning threshold AI per layout ruang · Pelatihan operator command center & SOP eskalasi — 2–3 minggu

Contoh kebutuhan

Skenario Assessment di Institusi Pendidikan

Platform modular — lapisan yang relevan diaktifkan per jenis ujian, tanpa over-engineering untuk format assessment yang lebih sederhana.

Pengawasan Ujian Digital untuk Enterprise Indonesia

Tim engineer kami siap membantu desain, deploy, dan dukungan solusi IT enterprise di seluruh Indonesia.

Konsultasi Pengawasan Ujian Lihat Studi Kasus

Studi kasus

Studi Kasus Terkait

Proyek nyata di lapangan — tantangan spesifik, solusi terukur, dan hasil yang terdokumentasi.

Solusi Pengawasan Ujian Integritas untuk Enterprise Indonesia

Industri Pendidikan

Tantangan Tantangan utama: menangani 5.000 peserta simultan dengan latensi di bawah 100 ms. Jaringan eksisting hanya mendukung 1.000 koneksi. Sistem harus mendeteksi kecurangan via webcam, aplikasi pihak ketiga, dan anomali IP. Da

Hasil Sistem menangani 7.000 peserta simultan dengan latensi 50 ms. Downtime turun 99% (dari 10 jam/bulan menjadi 2 jam/tahun). Backup setiap 15 menit dengan RPO 15 menit, RTO 1 jam. Deteksi kecurangan naik 80%, false positive

Halaman terkait

E-E-A-T · Keahlian & kepercayaan

Keahlian implementasi & kepercayaan enterprise

Intilogy (PT. Inti Jaya Teknologi) mendampingi tim IT dan procurement perusahaan di Indonesia — dari assessment teknis dan BoQ hingga deployment, dokumentasi, dan dukungan pasca-go-live.

  • 500+ Deployment infrastruktur
  • 24/7 Dukungan operasional
  • SLA Enterprise support
  • 150+ Klien & institusi

Keahlian engineer & delivery

Engineer-led assessment

Workshop kebutuhan, sizing, dan desain arsitektur — bukan penjualan katalog tanpa konteks teknis.

Deployment terdokumentasi

Checklist commissioning, diagram as-built, IP plan, dan runbook eskalasi untuk tim internal Anda.

Procurement audit-ready

BoQ/BOM, quotation, PO, dan serah terima yang dapat dilampirkan pada proses tender atau audit IT.

Koordinasi multi-vendor

Satu mitra proyek untuk server, jaringan, keamanan, backup, dan lisensi — mengurangi finger-pointing saat insiden.

Ekosistem vendor & jalur pengadaan

Kami mengadakan melalui distributor/reseller resmi sesuai brand dan proyek. Status partnership spesifik (tier, authorized) diverifikasi per tender — lihat halaman sertifikasi.

Vendor Status / tier Lingkup Catatan
Dell Technologies Authorized channel PowerEdge, storage (sesuai proyek) BoQ & garansi manufacturer
HPE Authorized channel ProLiant, networking (sesuai proyek) iLO, firmware lifecycle
Lenovo Authorized channel ThinkSystem Enterprise server
Fortinet Implementation partner NGFW, SD-WAN, security fabric Lisensi & deployment
Sophos Implementation partner NGFW, endpoint, email Central management
Veeam Implementation partner Backup, replication, M365 Immutable repo design
Cisco Arsitektur Jaringan Router dan Switch Sesuai program resmi
VMware Implementation partner vSphere, DR integration Cluster design & migrasi
QNAP / Synology Authorized channel Enterprise NAS Backup target & file services

Tier dan status distributor dapat berbeda per SKU/region. Untuk surat distributor atau sertifikat engineer terbaru, hubungi sales@intilogy.com.

Metodologi implementasi enterprise

Alur standar yang kami terapkan pada proyek infrastruktur, keamanan, dan backup — disesuaikan ruang lingkup kontrak.

  1. Discovery & assessment

    Durasi: 1–2 minggu

    Deliverable Laporan kebutuhan, risiko, dan prioritas

  2. Architecture & BoQ

    Durasi: 1–2 minggu

    Deliverable HLD, BoQ/BOM, jadwal phased rollout

  3. Procurement & staging

    Durasi: 2–4 minggu

    Deliverable Asset register, staging config

  4. Implementation & UAT

    Durasi: 2–6 minggu

    Deliverable As-built, UAT sign-off

  5. Handover & operasi

    Durasi: Berkelanjutan

    Deliverable SOP, training, SLA support (jika dikontrak)

Dukungan & SLA (sesuai kontrak proyek)

Level layanan didefinisikan per perjanjian — contoh kerangka di bawah untuk maintenance pasca-go-live.

Standard maintenance

Respons
Next business day (remote)
Cakupan
Firmware advisory, ticket routing, RMA coordination
Catatan
Jam kerja Indonesia

Project warranty support

Respons
Sesuai kontrak implementasi
Cakupan
Defect pada scope deployment Intilogy
Catatan
Bukan SLA 24/7 kecuali disepakati

Critical incident (opsional)

Respons
4–8 jam (jika dikontrak)
Cakupan
Eskalasi insiden produksi kritikal
Catatan
Memerlukan MSA terpisah

Angka respons bersifat ilustrasi — mengikat hanya jika tercantum dalam kontrak atau SLA tertulis.

Dokumentasi teknis yang diserahkan

  • Diagram topologi & rack elevation (as-built)
  • Daftar asset, serial number, dan garansi
  • Konfigurasi kritis (tanpa password) & change log
  • Runbook operasi dasar & kontak eskalasi
  • Laporan uji restore / DR drill (jika dalam scope)
  • Buat tender: surat distributor & daftar sertifikat engineer (on request)

Kompetensi & sertifikasi

Tim engineer kami mengikuti pelatihan vendor sesuai teknologi proyek. Sertifikat individu (Fortinet NSE, VMware VCP, Veeam VMCE, dll.) dilampirkan pada kebutuhan tender — bukan dipublikasikan semua di web.

  • Engineer certifications — Per teknologi proyek — verifikasi on request
  • Distributor / reseller letters — Untuk audit procurement
  • Implementation references — Logo klien & ruang lingkup proyek (halaman Klien)

Lihat sertifikasi & kemitraan

Pertanyaan umum

Apa itu sistem pengawasan integritas ujian?

Sistem pengawasan integritas ujian adalah ekosistem keamanan berlapis untuk ruang assessment — menggabungkan verifikasi biometrik peserta, kontrol zona ujian, analitik perilaku berbasis AI di CCTV, secure exam endpoint (lockdown browser), dan command center audit. Tujuannya bukan menggantikan proktor, melainkan memberikan bukti objektif dan alert terfokus agar integritas akademik terjaga.

Apakah solusi ini hanya untuk ujian berbasis komputer?

Tidak. Gate biometrik, analitik video, kontrol spektrum RF, dan acoustic anomaly detection relevan untuk ujian kertas maupun CBT. Modul lockdown endpoint dan enkripsi paket soal aktif khusus assessment digital.

Bagaimana privasi data mahasiswa dijaga?

Arsitektur dirancang on-premise: data biometrik, rekaman ujian, dan log endpoint disimpan di server institusi — bukan cloud publik. Retensi rekaman, hak akses komite integritas, dan kebijakan penghapusan data disesuaikan regulasi internal kampus.

Apakah AI behavioral analytics menggantikan pengawas ujian?

Tidak. AI mendeteksi anomali (menoleh berulang, gerak tangan mencurigakan, kolusi antarkursi) dan mengirim alert prioritas ke proktor. Keputusan disiplin akademik tetap manusia dengan audit trail lengkap.

Berapa lama implementasi pilot ruang ujian?

Pilot 2–4 ruang ujian plus command center biasanya 10–14 minggu: assessment & site survey (2 minggu), desain & pengadaan (2–4 minggu), instalasi & integrasi roster (4–6 minggu), UAT & pelatihan proktor (2 minggu). Ekspansi ruang tambahan lebih cepat karena platform sudah teruji.

Bisakah diintegrasikan dengan SIAKAD atau sistem akademik existing?

Ya. Roster peserta, jadwal sesi, dan seat assignment dapat diimpor via API atau export terjadwal dari sistem akademik kampus — tanpa duplikasi input manual di hari ujian.

Siap diskusi arsitektur & BoQ?

Tim kami membantu assessment, rekomendasi, pengadaan, dan implementasi terdokumentasi.

WhatsApp Konsultasi via WhatsApp
Minta Konsultasi WhatsApp